Bernyanyi Memuji Tuhan

Bernyanyi Memuji Tuhan
Geralda Vania Panjaitan - Gearin Tabitha Panjaitan - Timothy Martin Lumbantoruan (2GT)

Kamis, 13 Juni 2013

2 Rajaraja 17 : 1 - 23



HOSEA DARI ISRAEL

Dalam tahun kedua belas zaman Ahas, Raja Yehuda, Hosea bin Ela menjadi raja di Samaria atas Israel. Ia memerintah Sembilan belas tahun lamanya. Namun sangat disayangkan berhubung dia melakukan perbuatan yang jahat dimata Tuhan maka ia dikalahkan oleh Salmaneser raja Asyur dan lebih menyedihkannya lagi adalah ia harus membayar upeti kepada raja Asyur. Tetapi kedapatanlah oleh raja Asyur bahwa di pihak Hosea ada persepakatan untuk tidak mempersembahkan lagi upeti kepada raja Asyur akhirnya dia (raja Asyur) menangkap dan membelenggu Hosea di dalam penjara (ayat 1-4) 

Dari peristiwa di atas nyata dan jelas bahwa setiap perbuatan jahat di hadapan Tuhan maka orang yang bersangkutan akan menghadapi peristiwa yang tidak menyenangkan hati, bahkan Allah akan menghukumnya. Demikianlah yang dilakukan bangsa Israel  telah melakukan kejahatan yang mencapai titik puncaknya, mereka telah berdosa kepada Tuhan, bahkan yang lebih parah lagi adalah mereka telah menyembah allah lain. Mereka juga mendirikan tugu – tugu berhala dan tiang – tiang berhala di atas setiap bukit yang tinggi dan di bawah setiap pohon yang rimbun. Jadi satu – satunya tindakan yang dilakukan Allah adalah menjatuhkan hukuman yang mencerai beraikan bangsa itu. Hanya kaum sisa yang percaya dan setia yang tertinggal untuk mengalami penggenapan janji – janji Allah.  

Kegagalan Hosea dalam memimpin adalah merupakan keruntuhan kerajaan Israel. Sudah tidak ada lagi kepatuhan kepada Tuhan, mereka beribadah kepada berhala, walaupun Tuhan telah berfirman kepada mereka “janganlah kamu berbuat seperti itu ! Peringatan Tuhan “berbaliklah kamu dari pada jalan – jalanmu yang jahat itu dan tetaplah ikuti perintah dan ketetapan, sesuai dengan segala undang – undang yang telah Ku perintahkan kepada nenek moyangmu dan yang telah kusampaikan kepada mereka dengan perantaraan hamba – hambaku, para nabi (ayat 13). 

Mari kita bercermin diri atas nas ini, tidak ada hukuman yang terlewatkan oleh Tuhan untuk setiap perbuatan jahat yang dilakukan manusia baik dari bangsa Israel sampai dengan jaman sekarang ini. Setiap hari kejahatan manusia terus terjadi dan terungkapnya kasus karena Tuhan menghukum mereka melalui proses hukum yang dilaksanakan oleh Negara. Jadi tidak ada sisi baik apapun jika kita melakukan perbuatan jahat. Amin (KAP)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar