Sabtu, 19 Oktober 2013
Jumat, 18 Oktober 2013
Geralda Vania Panjaitan Personil Progresive Trio
Geralda Vania Panjaitan Personil Progresive Trio
Kunjungan Kasih Remaja HKBP Tangerang Kota ke HKBP Duren Sawit Jakarta
CV. LUMADA bitha SUKSES Kirim Kimia TCCA 90%
CV. LUMADA bitha SUKSES Kirim Kimia TCCA 90%
Inilah Perusahaan CV LUMADA bitha SUKSES yang bergerak bidang (General Trading ~ Chemicals ~ Transportation ~ Manpower Service)Jika anda berminat dapat menghubungi Marketing (021) 557 52 101 atau (021) 961 52 111 atau (021) 991 52 111 atau (021) 948 02 111 atau 08181 52 111 atau 0812985 52 111 atau email lumada.bsukses@yahoo.co.id atau klik website : http://lumada-group.com atau http://lumada-group.blogspot.com atau http://indonetwork.co.id/lumada-group atau http://olx.co.id/user/kernol.com
CV. LUMADA bitha SUKSES Kirim TCCA 90% ke Costumer
CV. LUMADA bitha SUKSES Kirim TCCA 90% ke Costumer
Inilah Perusahaan CV LUMADA bitha SUKSES yang bergerak bidang (General Trading ~ Chemicals ~ Transportation ~ Manpower Service)Jika anda berminat dapat menghubungi Marketing (021) 557 52 101 atau (021) 961 52 111 atau (021) 991 52 111 atau (021) 948 02 111 atau 08181 52 111 atau 0812985 52 111 atau email lumada.bsukses@yahoo.co.id atau klik website : http://lumada-group.com atau http://lumada-group.blogspot.com atau http://indonetwork.co.id/lumada-group atau http://olx.co.id/user/kernol.com
Rabu, 16 Oktober 2013
Selasa, 15 Oktober 2013
Ahok: “Negara Ini Rusak Karena Mencampurkan Agama dan Politik”
Ahok bicara di depan sekitar 70 dokter se-Jabodetabek dalam acara seminar tentang Kartu Jakarta Sehat di RS Husada, Jl Mangga Besar, Jakarta, Selasa (19/2/2013). Awalnya, mantan anggota DPR itu sedang membicarakan pentingnya KJS. Ahok juga bercerita pengalamannya dalam kasus-kasus kesehatan pasien miskin. Tak lupa, prinsip dalam hidup juga dia sampaikan.
“Bagi saya yang penting nyawanya kita tolong. Pernah ada pengalaman di Belitung ada orang yang belum sembuh ditinggal pulang sama keluarganya lalu meninggal, saya marah sama keluarganya, kenapa pulang? Dia nangis, penghasilan saya Rp 1 juta, buat nungguin bapak saya Rp 1,5 juta. Dari situ saya berpikir semua Puskesmas harus ada rawat inap,” cerita Ahok.
“Yang penting itu tiga hal, perut, otak sama dompet,” sambung Ahok.
Nah, di saat sesi tanya jawab, ada seorang yang mempertanyakan tiga prinsip tersebut. Menurut dokter Imam dari RS Pondok Labu, selain tiga hal tersebut, ada juga faktor akhlak yang penting.
“Saya nggak setuju dengan tiga prinsip Bapak, karena akhlak juga penting. Pemerintah juga harus memikirkan soal akhlak rakyatnya,” ujar dokter tersebut.
Menanggapi dokter Imam, Ahok langsung teringat pengalaman politiknya selama 10 tahun terakhir. Dengan nada tinggi, dia menegaskan bahwa akhlak kadang bukan lagi acuan dalam dunia tersebut. Sebab, saat ini para pejabat sebagian besar munafik.
“Kerusakan akhlak jelas bukan soal politik, negara ini rusak karena mencampurkan agama dan politik. Kita bisa berdebat di luar itu, banyak orang munafik, ada nggak pejabat yang berani melaporkan harta kekayaannya dan pajak yang dibayarkannya, tidak ada yang berani Pak, munafik!” seru Ahok dengan tinggi
Bagaimana dengan Ahok? “Saya berani Pak, periksa saya dulu. Saya ngomong di DPR dulu, periksa saya dulu,” tegas eks anggota DPR dari Golkar ini.
Karena itu, Ahok tak mau bicara soal agama dalam politik. Dia lebih memilih berbuat baik pada sesama.
“Saya udah kenyang 10 tahun berpolitik, bahkan saya sudah muak berpolitik, makanya saya sudah muak bercerita soal agama dan akhlak, kita buktikan perbuatan sekarang,” beber Ahok sambil disambut senyum para dokter.
“Orang bilang saya arogan, memang arogan, karena negara ini tidak bisa dipimpin baik-baik mesti diajak berantem,” sambungnya. (mad/nrl/detikcom)
Langganan:
Postingan (Atom)